Apa yang anda cari ?


CSS

Sabtu, 01 September 2012

Peranan Para Wali dan Ulama Dalam Penyebaran Agama Islam

·

Peranan para wali dan ulama dalam menyebarkan agama Islam, terutama di daerah pedalaman sangat besar. Mereka adalah tokoh-tokoh yang menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat. Para ulama dan mubaligh yang terkenal sebagai penyebar agama Islam di Indonesia,  di antaranya: Dato’ri Bandang dan Dato Sulaeman yang menyebarkan agama Islam di daerah Sulawesi. Dato’ri Bandang bersama Tuan Tunggang’ri Parangan yang melanjutkan penyebaran agama Islam ke Kutai, Kalimantan Timur.

Di samping para ulama dan mubaligh, penyebar agama Islam di pulau Jawa adalah para wali. Mereka dikenal dengan sebutan  ’Wali Sanga’ karena berjumlah 9 orang. Pada dasarnya, Wali Sanga merupakan Dewan Mubaligh. Kesembilan wali itu adalah sebagai berikut:

1. Maulana Malik Ibrahim,

2. Sunan Ampel,

3. Sunan Bonang,

4. Sunan Drajat,

5. Sunan Giri,

6. Sunan Kalijaga,

7. Sunan Muria,

8. Sunan Kudus, dan

9. Sunan Gunung Jati.

Di samping Wali Sanga, masih ada beberapa ulama atau mubaligh yang sangat berperanan dalam mensiarkan agama Islam di pulau Jawa, di antaranya: Sunan Bayat, Sunan Geseng, Sunan Prawoto, Sunan Ngudung, Syech Subakir, Syech Mojoagung, Syech Siti Jenar.

Penerimaan masyarakat terhadap ajaran agama Islam juga dipe-ngaruhi oleh isi ajaran Islam yang memiliki beberapa kelebihan, seperti:

1.  Islam adalah agama yang demokratis karena tidak mengenal kasta seperti agama Hindu.

2. Islam adalah agama yang mudah dipelajari dan dipahami.

3.  Islam dapat disampaikan melalui seni budaya setempat (lokal).

4.  Ajaran Islam sesuai dengan fitrah manusia.

5.  Islam adalah agama untuk semua umat manusia. Tidak satu ayatpun yang menyatakan bahwa Islam adalah agama untuk bangsa Arab.

6.  Islam adalah sebagai agama pembawa rahmat, yaitu rahmat bagi alam semesta.

7.  Konsep Ketuhanan dalam Islam yang benar-benar sublim dan sempurna.

8.  Islam mengatur seluruh kehidupan manusia menuju kebahagiaan dunia dan akherat.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Mari berpartisipasi dalam berkomentar,dengan diberikannya hak untuk menyatakan pendapat dan berbicara ,mari nyatakanlah pendapatmu tentang artikel diatas asalkan tidak berunsur SPAM/Penipuan,tidak berbau pornografi dan menggunakan bahasa yang ramah.

handapeunpost